Data dan Fakta
Saturday November 01, 2014

Lestari Yuseno: Caleg DPR-RI Sekaligus Istri Tokoh Syiah

lestari yusenoLestari Yuseno istri dari tokoh Syiah Agus Abu Bakar Alhabsyi ini kini tercatat sebagai caleg DPR-RI dari Partai Demokrat dengan nomor urut  3 pada Pemilu 2014 mendatang untuk daerah pemilihan (Dapil) Jabar VI (Kota Bekasi-Kota Depok). 

Perempuan kelahiran Kuningan Jawa Barat tahun 1970  ini disinyalir mengadopsi aqidah Syiah sebagaimana sang suami Agus Abubakar Arsal Al Habsy yang menjadi salah satu pengusung bendera Syiah di perpolitikan Indonesia.

Lestari selama ini dikenal aktif membina Majelis Ta’lim di Kota Bekasi. Malah sudah puluhan tahun, dia memimpin Majels Ta'lim, dan melakukan berbagai kegiatan kegiatan sosial lainnya  di Kota Bekasi dan sekitarnya termasuk di Kota Depok.

Bagi Lestari, meskipun tergolong baru terjun dalam politik praktis, bukan berarti dia buta sama sekali soal politik. Maklumlah, selama ini, Lestari memang selalu mendampingi  suami dalam kegiatan Partai  Demokrat. Karena, sang suami saat ini memang tercatat sebagai Anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat.

Saat ditanya mengenai mengapa dirinya tertarik  masuk ke Partai Demokrat? Dia menjawab, dari awal dirinya memang sudah di  Partai Demokrat. "Bahkan, ketika Partai Demokrat ini baru berdiri saya sudah masuk ke partai ini. Saya tertarik karena partai ini berideologi nasionalis dan religius. Karena dengan ideologi nasionalis dan religius kita bisa merangkul semua golongan yang ada di lingkungan kita, mengingat masyarakat kita adalah masyarakat yang heterogen (majemuk),"katanya.

Terkait dengan akidah Syiah yang dianut oleh nenek dari dua cucu, berikut ini sebuah doa yang ditulisnya di twitter:

Lestari Yuseno ‏@Lestariyuseno  11 Dec 2011

Menunggu dengan harap cemas...apa lg yg akan terjadi kemudian...?! Adrikni Ya Husein, Adrikni ya Fattimattuzahra, adrikni Ya Karim....

Doa yang diucapkan oleh ibu Lestari tersebut penuh dengan kesyirikan karena dia berdoa dan meminta pertolongan kepada selain Allah Subhanahu wa Ta’ala. Walaupun kami Ahlussunnah mencintai Imam Husain, tapi kami tidak akan melanggar batas yang telah ditetapkan oleh kakeknya, Rasulullah, yang telah bersabda : “ janganlah kalian berlebihan dalam memujiku seperti kaum Nasrani berlebihan dalam memuji Isa bin Maryam, tapi cukup katakanlah : Muhammad adalah Hamba Allah dan RasulNya”

Ahlussunnah tidak berdoa dan meminta pertolongan pada Imam Husain dan Ahlul bait dengan alasan menghormatinya  , karena Allah melarang kami berbuat demikian. Ahlussunnah tidak memperlakukan Nabi dan Ahlul baitnya seperti memperlakukan Allah, sebagaimana kaum Nasrani menyekutukan Allah dengan Isa dan Maryam yang akhirnya menjadikan mereka berdua sebagai tuhan selain Allah. Ahlussunnah beranggapan bahwa Ahlul Bait tidak memiliki posisi dan kewenangan yang hanya dimiliki para Nabi, seperti kemaksuman dan kewenangan membuat syariat baru, yang hanya dimiliki oleh para Nabi sebagai penyampai Risalah Allah. Ahlussunnah meyakini bahwa Ahlul Bait adalah pengikut Nabi yang terbaik dan penyampai dakwah Nabi Muhammad, kita semua mengetahui bahwa Ahlul Bait adalah manusia biasa, tapi mereka adalah manusia-manusia terbaik. Namun ahlul bait tidak pernah merasa bahwa menjadi kerabat Nabi adalah jaminan keselamatan di akhirat, seperti anggapan sebagian orang yang mengaku keturunan Nabi saat ini. Ahlul Bait adalah mereka yang paling keras membela Islam dan paling depan dalam melaksanakan ajaran Islam, seperti dijelaskan Imam Ali Zainal Abidin : Aku berharap Allah akan memberi pahala dua kali lipat bagi ahlul bait yang berbuat baik, namun takut Allah akan memberi dosa dua kali lipat bagi ahlul bait yang berbuat dosa. 

Dan berikut ini beberapa contoh lain ungkapan fanatisme ibu Lestari Yuseno terhadap agama Syiah:

Lestari Yuseno ‏@Lestariyuseno  21 Jan 2012

Subhânaka Yâ lâ ilâha illâ anta, alghauts, alghauts, alghauts, shalli ‘alâ Muhammadin wa âli Muhammad, khallishnâ minan nâri Yâ rabb...

Lestari Yuseno ‏@Lestariyuseno  11 Dec 2011

Semoga ada Mu'jizat dariMu ya Rabb, hamba sangat yakin dengan Tangan dan kuasaMu dan dgn semangat Syahadah Imam Husein...membuatku tegar..

Lestari Yuseno Abubakar

14 November 2013

Setiap Hari adalah Asyura, setiap tempat adalah Karbala,..

Tidak Ada yang lebih dirindukan Bagi seorang mukmin sejati melainkan Syahadah...

Syahadah Husein as adalah teladan abadi kemanusiaan...

Lestari Yuseno ‏@Lestariyuseno  11 May 2012

Selamat berbahagia atas hari kelahiran Penghulu wanita semesta alam sepanjang masa, Sayyidah Fathimah Az-Zahra as, Putri Rasulullah SAW

Lestari Yuseno ‏@Lestariyuseno  11 Dec 2011

"Wahai Manusia, jika Kalian tidak (lagi) Beriman kepada Allah dan Hari akhirat maka paling tidak jadilah manusia merdeka, ksatria" (Imam Husein as)

Sekilas tentang riwayat hidup ibu Lestari Yuseno:

-Hj Lestari Yuseno, SH (Kuningan, Jabar, 13 Juni 1970)(P)(Bekasi) 

-Istri anggota Dewan Pembina Demokrat/tokoh Syiah Indonesia  Agus Abubakar Arsal al-Habsyi

-Pendidikan Terakhir : S1, Sarjana Hukum Univ. Indonusa Esa Unggul, Jakarta tahun 2008

-Pengurus Yayasan Bayt al-Hikmah Bekasi

-Pengacara di Kantor Pengacara Wiwiek Sugiarti

-Mantan Dirut PT Alphatari Prima Mandiri (pemasok peralatan medis) Jakarta.

Informasi tentang daftar riwayat hidup selengkapnya bisa anda dapatkan di http://dct.kpu.go.id/images/dokumen/DPR/3206/07/03.pdf. (iz/dari berbagai sumber)

Artikel Terkait:

Agus Abu Bakar: Tokoh Syiah di Kancah Politik

Sayuti Asyathri: Politikus Syiah Dari Pulau Maluku

Zulfan Lindan: Tokoh Syiah Dari Serambi Mekkah

Drs. Muchtar Adam: Pembela Syiah di Garda Terdepan

Dr. Abdurrahman Bima: Dari Qom,Iran Hingga Menjadi Anggota DPR-RI

Dedy Djamaluddin Malik: Tokoh Syiah Dari PDI-P

 

Share on Facebook

Baca Juga

Pengunjung